Menapaki Jalan Khayalan di Negeri Gingseng

akurat logo
Indah Purwati
Minggu, 13 Agustus 2017 15:14 WIB
Share
 
Menapaki Jalan Khayalan di Negeri Gingseng
. foto : istimewa
AKURAT.CO, Negeri gingseng memang terkenal akan kultur budaya dan tempat wisata unik, salah satunya ialah Sangsang-gil atau yang disebut jalan khayalan.
Bertempat di Provinsi Gyeongsang Selatan, terdapat sebuah jalan yang terbilang unik lantaran sepanjang jalan terdapat puluhan ribu nama orang di seluruh dunia yang dipahat. Namun nama tersebut bukanlah dari golongan selebriti maupun pejabat penting, melainkan nama orang biasa yang berasal dari 206 negara.
Awalnya, otoritas Changwon lakukan kampanye internasional lewat slogan “Engrave your name in Korea” dan berhasil mengumpulkan sebanyak 300 ribu partisipan. Namun nama yang beruntung dipahat dan diabadikan di sepanjang jalan Sangsang-gil hanya sekitar 23 nama.
Jalan Sangsang-gil memang dikenal dengan jalan budaya, karena setiap sudutnya memiliki cerita tentang kebudayaan dan seni manusia. Seni yang direalisasikan di sini juga jarang ditemukan pada tempat wisata lain, salah satunya ialah pohon harapan Changdong yang berisi kata-kata doa dari 315 warga yang bermukim di sana.
Selain itu, di jalan khayalan ini kamu akan menjumpai beberapa spot foto yang instaramable seperti rel kereta yang sudah terbengkalai dan penampilannya disulap cantic agar menarik minat wisatawan. Ada pula puluhan pot-pot tanaman yang ditata apik sehingga membentuk garis diagonal.
Jalan khayalan merupakan public center yang jarang ditemui workshop maupun kafe, namun dengan adanya visual imajinatif di sepanjang jalan menjadikan tempat ini jalan khayalan.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Diduga Cemarkan Nama Baiknya, Paslon Josua Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 21 Mei 2018 18:10 WIB

Melaporkan kasus ini bukan karena dendam, ini adik-adik saya. Hanya dia sudah menuding saya yang tidak-tidak, tuk pembuktiannya dengan Hukum


Mau Umrah, Wartawan Tanyakan Rencana Ketemu Rizieq, Begini Jawaban Sandiaga

Senin, 21 Mei 2018 18:02 WIB

"Umrah itu ibadah. Tapi saya ingin gunakan kesempatan umrah dengan istri."


Masih Ragu Memberi Daging pada si Kecil?

Senin, 21 Mei 2018 17:54 WIB

Ingat, daging lebih hebat ketimbang sayur dan buah loh!


Deretan Artis Muda Inspiratif yang Berhasil Raih Gelar Master

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Tak hanya sampai pada jenjang sarjana, beberapa artis berikut ini bahkan telah berhasil meraih gelar master.


Kelanjutan Holding BUMN Migas, PGN dan Pertagas Integrasikan Bisnis

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Pertamina dan PGN tengah melakukan finalisasi mekanisme integrasi yang paling baik bagi kedua perusahaan.


Politikus PSI Mempetisi Kabareskrim: Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni

Senin, 21 Mei 2018 17:50 WIB

Tokoh politik muda Raja Juli Antoni terancam dipenjara.


Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi, Kadis PU Papua Siap Diproses Hukum

Senin, 21 Mei 2018 17:45 WIB

Kadis PU Provinsi Papua, Djuli Mambaya, jadi tersangka korupsi pembangunan Terminal Nabire tahun 2016 yang merugikan negara sebesar Rp 1,7 M


Menteri LHK dan KPK Bahas Konflik Lahan di Trenggalek dan Teluk Jambe

Senin, 21 Mei 2018 17:38 WIB

Sengekta tanah ini memang belakangan sempat mencuat hingga ke depan istana



DPR Minta Pemerintah Transparan Terkait Impor Beras

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Bam Soesatyo sayangkan perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan


Lulus dari Indonesian Idol, Bianca Jodie dan Marion Jola Kompak Tolak Tawaran Main Film

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Keduanya kompak ingin fokus berkarier di dunia musik.


Angkatan Udara Kerajaan Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Diluncurkan Milisi Houthi

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Iran dinilai sudah melanggar Resolusi 2216 dan 2231 yang dikeluarkan PBB.


Jangan Lewatkan Konsumsi Alpukat Ya Busui, Ini Manfaatnya

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Bayi Anda sangat sehat dari kebiasaan ini.


TeenSafe, Aplikasi Pemantau Ponsel Berpotensi Langgar Privasi

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Peneliti keamanan yang berbasis di Inggris, Robert Wiggins, menemukan pelanggaran data.