Selamat! Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopark

akurat logo
Rahma Maulidia
Senin, 16 April 2018 16:04 WIB
Share
 
Selamat! Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopark
Geopark Ciletuh. FACEBOOK/Endang Sulaeman Addakhil?

AKURAT.CO, Selain Gunung Rinjani, Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, juga resmi mendapatkan predikat sebagai Unesco Global Geopark (UGG). Pengesahan itu disampaikan dalam sidang Executive Board Unesco ke 204, Komisi Programme and External Relations, Kamis, (12/4) lalu di Paris, Perancis.

“13 Usulan tersebut diterima tanpa perdebatan. Artinya, semua negara menyetujui kawasan Ciletuh, Palabuhanratu, sebagai UGG,” ujar Dana Budiman, General Manager Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, melalui rilis yang diterima AKURAT.CO, Senin, (16/4).

Bukan tanpa alasan Ciletuh mendapat pengakuan dunia. Faktanya, Geopark Ciletuh memang menjanjikan. Pada awal Agustus 2017, Geopark ini sudah dinilai tim UNESCO. Tentunya, predikat baru ini akan membawa Ciletuh menjadi destinasi wisata dunia.

“Potensinya juga sangat besar. Keindahan alamnya lengkap. Ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut. Karena itu harus cepat dikembangkan, agar bisa menghidupkan ekonomi masyarakatnya,” kejar Dana.

Selain itu, Geopark Ciletuh juga dikelilingi hamparan alluvial dengan batuan unik dan pemandangan yang indah, bahkan juga terdapat pantai yang keren.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya dari awal sudah yakin Geopark Ciletuh akan ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark (UGG).

“Rumus destinasi kelas dunia adalah atraction, access, dan tourism resource. Saya lihat Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sudah memiliki itu dan kita harapkan akan menjadi UGG,” katanya.

Tiga unsur yang harus dipenuhi agar menjadi UGG yaitu geodiversity, biodiversity, dan culture diversity, semua sudah ada di geopark ini.

“Saya lihat sudah ada semua di sini. Saya sudah melihat dan menikmati Ujung Genteng. Sungguh luar biasa. Ini kepingan surga karunia Tuhan,” ujar Arief penuh bangga.

Menariknya, Geopark Ciletuh juga punya ombak yang disukai para surfer dunia, contohnya Pantai Cimaja. Pantai itu sering terpilih sebagai lokasi lomba surfing berskala internasional.

Maka, banyak hal yang dilakukan pemerintah untuk menjadikan Ciletuh sebagai kawasan terpadu, misalnya pemberdayaan masyarakat lokal, pengembangan desa binaan, pengembangan geowisata, pengembangan homestay, dan sebagainya.

Tak hanya dapat mempelajari adat dan budayanya saja. Di Geopark Ciletuh, wisatawan juga bisa menikmati beragam objek wisata eksotis, mulai dari keindahan Air Terjun Awang, Taman Purba, Bukit Panenjioan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di kawasan seluas 126.100 Ha / 126.1 km2 tersebut, terdapat banyak destinasi wisata kelas dunia. Luas Geopark meliputi 8 Kecamatan mulai dari Cisolok (Pantai Cimaja) sampai dengan Ujunggenteng (Ciemas). Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pemerintah dan masyarakat setempat untuk menjadikannya semakin baik, serta dikenal dunia. []


Editor. Bonifasius Sedu Beribe

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Candaan Gibran Soal Pemilik Grab Ditanggapi Serius Ratna Sarumpaet, Jadinya Begini

Minggu, 22 April 2018 14:27 WIB

Ratna juga sampai mengunggah link berita media online.


Jelang Pemilu, Malaysia Awasi Aktivitas 'Bot' di Twitter

Minggu, 22 April 2018 14:18 WIB

Pemilu di Malaysia akan berlangsung pada 9 Mei mendatang. Tapi, eforianya sudah terasa. Bahkan, sudah banyak ‘bot’ beredar di Twitter.


Imigrasi Lhokseumawe Belum Pastikan Penempatan Pengungsi Rohingya

Minggu, 22 April 2018 14:17 WIB

"Pihak Kantor Imigrasi Lhokseumawe tidak ada tempat, maka untuk sementara akan ditempatkan di SKB sampai waktu yang belum ditetapkan."


PLN Bekasi Relokasi 15 Tiang Listrik di Wilayah Setempat

Minggu, 22 April 2018 14:14 WIB

PLN Bekasi telah merelokasi 15 dari 20 tiang listrik yang berdiri di tengah Jalan Mawar 4, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Medan Satria


Wow, Go-Jek Ekspansi ke Filipina

Minggu, 22 April 2018 14:13 WIB

Baru-baru ini, regulator transportasi Manila membocorkan bahwa Go-Jek akan tersedia di negara mereka.


Polisi Selidiki Penyebab Meledaknya Kapal Dishub DKI di Kepulauan Seribu

Minggu, 22 April 2018 14:11 WIB

Nakhoda kapal atas nama Abdullah (Warga Pulau Kelapa) selamat.


Penerbangan Garuda Lombok-Jakarta Delay 3 Jam, Penumpang Resah

Minggu, 22 April 2018 14:10 WIB

Tak ada alasan jelas tiba-tiba penerbangan Garuda Indonesia harus delay 3 jam. Membuat sebagian besar penumpang resah.


Pemerintah Belum Ajak MUI Bahas Penyusunan Perppu Perkawinan Anak

Minggu, 22 April 2018 14:10 WIB

Padahal masalah perkawinan tak hanya didasarkan pertimbangan sosial, ekonomi dan kesehatan saja, tapi juga mempertimbangkan aspek agama


Terjadi Baku Tembak di Istana Kerajaan Saudi. Ada Apa?

Minggu, 22 April 2018 14:09 WIB

Terjadinya baku tembak tersebut memunculkan berbagai spekulasi.


PSI : Dirut Pertamina Harus Mampu Jaga Pasokan

Minggu, 22 April 2018 14:05 WIB

PSI berharap Dirut Pertamina yang baru mampu jaga pasokan BBM premium dan mengawal program satu harga.


Dua Wisatawan Tenggelam Saat Berlibur di Pantai Lemburpurwo Kebumen

Minggu, 22 April 2018 14:05 WIB

Padahal pengelola objek wisata itu telah mengingatkan agar wisatawan tidak mandi atau berenang karena kondisi gelombang tidak bersahabat


Terlibat Masalah dengan Vinales, Marquez Minta maaf

Minggu, 22 April 2018 13:59 WIB

Insiden itu sendiri terjadi hanya tiga menit menjelang sesi kualifikasi berakhir.


Relokasi Tiang Listrik Terkendala Larangan Pemadaman Sementara Karena UNBK

Minggu, 22 April 2018 13:59 WIB

Sejauh ini tinggal 5 tiang listrik lagi yang belum direlokasi


Gibran Jawab Pertanyaan Ligwina Soal Pemilik Grab: Memang Punya Saya Kok

Minggu, 22 April 2018 13:58 WIB

Dicolek Ligwina, Gibran pun membalas.


Pemerintah Dituntut Sederhanakan Rantai Distribusi Beras

Minggu, 22 April 2018 13:55 WIB

Penerapan harga eceran tertinggi adalah bentuk intervensi pasar karena sudah mendistori permintaan dan penawaran di pasar.