Menyeruput Kopi Sekalian Belajar Sejarah di Kedai Kopi Mamak Sibolga

akurat logo
Damai Mendrofa
Jumat, 12 Januari 2018 10:22 WIB
Share
 
Menyeruput Kopi Sekalian Belajar Sejarah di Kedai Kopi Mamak Sibolga
Kedai Kopi Sibolga. AKURAT.CO/Damai Mendrofa

AKURAT.CO, Bisnis kedai kopi saat ini jadi tren dan menjamur di berbagai daerah Indonesia. Tak luput di kota Sibolga Sumatera Utara. Warung-warung kopi kian menjamur, dari kedai kopi kaki lima hingga berkonsep modern.

Salah satunya yang menjadi perhatian adalah Kedai Kopi Mamak yang terletak di jalan Horas, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas. Kedai kopi besutan tokoh Sibolga, Albar Sikumbang yang baru dibuka Desember 2017 lalu ini memadukan konsep kedai modern-profesional dengan kearifan lokal serta sejarah kota.

Di sisi interior, kedai ini menampilkan nuansa klasik dengan dominasi kayu bermotif yang terlihat di kursi dan meja pengunjung. Dominasi kayu juga terlihat di meja barista, serta dinding dan beberapa perabotan lainnya.

AKURAT.CO/Damai Mendrofa

Sementara itu dari sisi komposisi ruangan, banyak space yang bisa dipergunakan untuk bersantai. Selain ruangan dalam, para pengunjung juga boleh memilih lokasi di luar kedai sambil menikmati hiruk pikuk keramaian jalan. Tak hanya itu, sebuah ruangan khusus disediakan untuk acara pertemuan.

Menariknya, konsep dan tema konvensional juga diberi ruang khusus bagi pengelola. Misalnya saja berbagai tulisan dinding sarat pesan satir dan petuah penuh makna. Misalnya saja, ‘Nongkrong itu ngobrol bukan diem-dieman main HP sendiri’.

Atau sejumlah kata-kata khas bahasa pesisir kota Sibolga. Diantaranya: ‘Lapo kopi bagalak-galak, jangan mangecek’i aib urang’ jika diartikan, pesan ini adalah agar jika berada di kedai kopi itu adalah untuk tertawa-tawa, bukan untuk menceritakan aib orang atau sesamanya.

Pesan lain yang tak kalah menarik yakni ‘Selamat menikmati, no politik’. Pesan yang cukup kontras dengan profesi dan pekerjaan pemilik yang diketahui adalah anggota DPRD kota Sibolga bahkan menjabat sebagai Ketua DPC Hanura Kota Sibolga.

AKURAT.CO/Damai Mendrofa

Tak lupa, di kedai Kopi Mamak para pengunjung juga disuguhkan foto-foto dokumenter sejarah kota Sibolga. Diantaranya suasana dan bentuk Mesjid Agung Sibolga dan gedung Nasional Sibolga di masa sejarah.

“Ini memang idenya dari bapak (Albar Sikumbang-red), dan rata-rata memang identik dengan gambar dan foto, karena itu terinspirasi dengan memadukannya dengan petuah-petuah lokal,” kata kordinator Kedai Kopi Mamak, Ridho Rifai Sikumbang (25) kepada AKURAT.CO.

Rifai, anak kedua dari Albar Sikumbang ini menceritakan, membangun kedai kopi itu memang berasal dari sang ayah yang memang pecinta minuman kopi dan mendapatkan inspirasi saat minum kopi di kota Medan.

“Semangatnya karena bapak memang pecinta kopi, makanya pas dia lagi duduk-duduk di Medan ketemu inspirasi membuka kedai kopi yang langsung menghadirkan biji kopi dan serbuk,” ungkap Rifai.

Kedai Kopi Mamak agaknya kerap didatangi para pengunjung dari berbagai latar belakang, baik anak muda, kalangan pekerja hingga politisi. Tak heran, Kedai ini memang menyajikan berbagai varian kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Tiga orang Barista bekerja menyeduh dan meracik kopi secara estafet. Tak itu saja, selain menyediakan kopi, kedai ini juga menyajikan berbagai menu makanan bagi para pengunjungnya.

“Kalau Barista ada 3 orang, orang sibolga semua, pengalaman dari bartender kian tapi sudah berpengalaman di kopi dan memang sudah disekolahkan, biar punya kemampuan lebih mumpuni. Kalau jenis kopinya, ada Kopi Gayo beberapa varian, Lintong, Toraja, Dolok Sanggul, Espresso, Arabika Sidikalang, dan Mandailing,” urai Rifai.

Soal pesan tanpa politik yang terpajang di salah satu sudut dinding Kedai itu, Rifai menjelaskan pesan itu memang sebuah penegasan, bahwa Ngopi adalah aktifitas yang seharusnya menyenangkan dan menjadikan fikiran dan tubuh lebih santai.

“Bukan untuk politik, jika omongin politik ya di DPR saja. Warung kopi disini itu untuk bagalak-galak (tertawa-tawa) dan bukan menceritakan orang,” tegas Rifai.

Ia berharap, kehadiran kedai Kopi Mamak di Kota Sibolga tidak saja menjadi salah satu alternatif untuk bersantai dan menghabiskan waktu. Rifai berpesan, agar anak-anak muda menjadikannya sarana menghindarkan diri dari jeratan haram penggunaan Narkoba.

 “Kami juga berharap berdirinya kedai kopi ini menghindarkan anak-anak muda dari Narkoba, jadi semakin banyak kedai kopi di Sibolga ya semakin sempit ruang gerak terjerumusnya anak muda ke jurang Narkoba. Kita mau anak muda menikmati kopi ketimbang Narkoba,” pesan Rifai.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Dua Pemain Asing Pasific Caesar Jadi Aktor Utama Tundukkan Bima Perkasa

Sabtu, 20 Januari 2018 20:31 WIB

David Seagers mendulang 20 poin, enam assist serta delapan rebound. Sementara, Anton Davon Waters mencetak double-double


Warga Tanggapi Positif Padil Karsoma Ikut Kontestasi Pilbub Purwakarta

Sabtu, 20 Januari 2018 20:26 WIB

Pilkada Purwakarta semakin mendapat perhatian masyarakat, hal mana ditandai dengan banyaknya isu yang kerap menjadi perbincangan


Gol Kilat Hazard & Willian Bawa Chelsea Ungguli Brighton

Sabtu, 20 Januari 2018 20:21 WIB

Hazard mencetak gol ke-100 di level profesionalnya


Hari Pertama Coklit, KPU Sambangi Dua Kepala Daerah Kota Bekasi

Sabtu, 20 Januari 2018 20:09 WIB

Saat didatangi PPDP, Ahmad Syaikhu langsung menyerahkan KTP dan KK


Unhas Usulkan Syahrul Yasin Limpo sebagai Guru Besar

Sabtu, 20 Januari 2018 19:57 WIB

Gubernur Syahrul mengatakan jika nantinya mendapatkan gelar profesor merupakan penghargaan bagi dirinya


Idrus Marham: Tangani Kesehatan Warga Asmat Sampai Tuntas

Sabtu, 20 Januari 2018 19:48 WIB

"Yang perlu diperhatikan satu bulan sejak pertama ditangani. Perawatan anak-anak ini harus tunta," tegas Idrus Marham


Hari Terakhir, Empat Paslon Wali Kota Bogor Serahkan Berkas Pendaftaran

Sabtu, 20 Januari 2018 19:35 WIB

Empat Paslon Wali Kota Bogor menyerahkan Berkas Pendaftaran yang sudah direvisi dan dilengkapi


Dua Nelayan Tersambar Petir, Satu Tewas, Lainnya Kritis

Sabtu, 20 Januari 2018 19:30 WIB

Saat memancing ikan sekitar 30 mil dari bibir pantai, boat yang ditumpangi disambar petir


Citra Trump Hancur Akibat Penutupan Pemerintahan Federal AS

Sabtu, 20 Januari 2018 19:26 WIB

Pemerintahan AS tutup karena Senat AS gagal mengesahkan draf undang-undang (RUU) tentang imigrasi dan anggaran belanja pemerintah


Sihar Sitorus Akan Ikuti Sekolah Kepemimpinan PDIP

Sabtu, 20 Januari 2018 19:23 WIB

Sekolah kepemimpinan itu merupakan mekanisme kelembagaan yang disiapkan PDIP


PDIP Ragukan KPU Bisa Verifikasi Parpol di 34 Provinsi di Indonesia

Sabtu, 20 Januari 2018 19:19 WIB

"Namanya konyol ini. Aturan konyol yang dibuat atas nama putusan MK yang konyol. Saya katakan seperti itu," kata Arteria


Faizal/Gloria Tak Berdaya dihadapan Ganda China

Sabtu, 20 Januari 2018 19:19 WIB

Pasangan Indonesia dikalahkan dalam 29 menit


Anggota Satpol PP Jakbar Meninggal Tersambar Kereta Bandara

Sabtu, 20 Januari 2018 19:18 WIB

Benar, almarhum baru saja pulang dinas di Kelurahan Penjaringan.


Polres Aceh Singkil Tangkap Pengedar Narkoba Kelas Teri

Sabtu, 20 Januari 2018 19:17 WIB

Dari penangkapan tersebut petugas hanya mendapatkan 2,48 gram narkoba jenis sabu sabu


Ditlantas Polda Metro Keberatan Becak Beroperasi Kembali

Sabtu, 20 Januari 2018 19:06 WIB

Kemungkinan lawan arus bisa timbulkan kecelakaan.