Fasilitas di KA Wisata Bikin Tamasya Makin Bernuansa

akurat logo
Lina Citra Rasmi
Selasa, 12 September 2017 20:50 WIB
Share
 
Fasilitas di KA Wisata Bikin Tamasya Makin  Bernuansa
Kereta Api Wisata.

AKURAT.CO, Kereta Api Wisata merupakan anak dari perusahanan PT Keret Api Indonesia (KAI) yang mendukung sektor pariwisata Indonesia.

Bahkan dengan adanya Kereta Api Wisata ini nantinya kan meningkatkan jumlah wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

“Kereta Api Pariwisata dapat menjadi salah satu alternatif bagi wisatawan, sehingga mereka punya pilihan dalam melakukan perjalanan atau pilihan dalam menggunakan kereta api itu sendiri,” Presiden Direktur PT KA Wisata, Totok Suryono.

Ia mengatakan bahwa ini bukan sekedar sebagai alat transportasi namun KA Pariwisata juga memberikan pengalaman berwisata yang lebih bagi wisatawan.

“Kita punya produk khusus yang berbeda dengan kereta api yang sudah ada. Sehingga apabila wisatawan baik nusantara ataupun mancanegara inginkan angkutan dengan alyanan yang lebih saat ini sudah ada,” ujar Totok.

Kereta Api Wisata ini memiliki tujuh tipe yang bisa dipilih oleh wisatawan. Salah satunya adalah KA Nusantara, keereta dengan desain interior dan segala pernak-pernik yang menggambarkan seni dan keindahaan dari pelosok Nusantara. Kereta tersebut dengan kapasitas 19 orang ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan kenyamanan seperti karaoke, tempat tidur, mini bar dan toilet.

Begitu juga dengan kereta wisata Bali, kereta ini didesain dengan nuansa budaya Bali yang sanagt kental. Didesain secara cantik dan apik dengan ukiran serta lukisan yang bernuansakan keeksotikan Pulau Dewata. Tak hanya itu saja ada juga kereta wisata Toraja dan kereta wisata Sumatra.

Jika lima tipe kereta wisata tersebut diharuskan dipesan untuk satu gerbong secara keseluruhan, maka kereta wisata Priority dan Imperial bisa dipesan secara individual. Dimana kereta seri ini dilengkapi dengan LCD TV layar sentuh pada setiap kursi. Sehingga setiap wisatawan dapat menikmati beragam pilihan hiburan audio dan video.

Untuk saat ini Kereta Api Wisata melayani perjalanan dari Jakarta menuju Solo dan Yogyakarta. Kereta ini berangkat dari Jakarta pada Jumat malam dan kembali pada Minggu malam. Nantinya bulan depan pihaknya akan membuka jalur baru ke Surabaya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti didampingi Plt Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Hariyanto mengatakan KA Wisata dapat memberikan pilihan bagi wisatawan dalam menikmati perjalanan dalam menuju satu destinasi.

“Tentunya saya berharap kereta api tidak hanya mendorong wisatawan dalam provinsi tetapi antar provinsi. Wisatawan mancanegara pun akan mendapatkan pengalaman lebih mendalam berwisata,” ujar Esthy.

Ia pun mendorong Kerata Api Wisata dapat membuat paket-paket perjalanan yang dapat ditawrakan kepada wisatawan.

“Tidak hanya leisure, tapi juga bis di create wisata MICE,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik dukungan yang dilakukan Kereta Api Wisata dalam menunjang pariwisata tanah air. Kehadirannya memberikan pilihan dan sajian berbeda bagi wisatawan.

“Wisatawan tidak hanya dapat menikmati pemandangan indah dari jendela kereta, tetapi mereka juga mendapat kenyamanan lebih dari layanan,” ujar Arief.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kasus Obat PCC Fenomena Gunung Es

Jumat, 22 September 2017 05:28 WIB

KPAI menyebut kasus penyalahgunaan tablet PCC di kota kendari Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu sebagai fenomena gunung es.


BMKG Ingatkan Wisatawan Babel Tak Beraktivitas di Pesisir Pantai

Jumat, 22 September 2017 05:17 WIB

kita tetap mengimbau agar warga dan wisatawan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas.


Begini Perjuangan Acha Septriasa Lahirkan Putri Pertama

Jumat, 22 September 2017 04:52 WIB

Video singkat ini dimuat Acha Septriasa dalam akun instagram pribadinya.


TNI Amankan Granat Aktif dari Masyarakat di Morotai Utara

Jumat, 22 September 2017 04:52 WIB

Granat yang masih aktif tersebut diserahkan kepada Tim Gegana Brimob Polda Malut untuk dilakukan Disposal dengan cara diledakkan.


Prilly Latuconsina Cerita Soal Lelahnya Kuliah Sambil Kerja

Jumat, 22 September 2017 04:44 WIB

Kerja sambil kuliah itu bikin Prilly Latuconsina merasa kelelahan.


Titik Panas di Kalbar Meningkat

Jumat, 22 September 2017 04:41 WIB

Karhulta terpatau mengalami peningkatan khususnya di Kalbar dengan jumlah titik panas mencapai 24 titik yang terpanatu satelit Noaa


Kamu Pecinta Sneaker? Yuk ke Sneaker Week

Jumat, 22 September 2017 04:39 WIB

Bagi pecinta sneakers, jangan lewatkan Sneaker Week yang saat ini digelar di Hall, Gandaria City Jakarta Selatan.


Menyambangi Makan Nyi Roro Kidul, Denny Sumargo Rasakan Hawa Mistis

Jumat, 22 September 2017 04:29 WIB

Makam Nyi Roro Kidul dipercaya tidak boleh dimasuki oleh sembarang orang.


Polisi Dalami Peredaran Pil PCC di Purwokerto

Jumat, 22 September 2017 04:01 WIB

Petugas Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, mendalami kemungkinan adanya peredaran Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) di Purwokerto


Gus Yaquat: Perkuat Pancasila untuk Keutuhan NKRI

Jumat, 22 September 2017 03:48 WIB

Penguatan ideologi Pancasila pada kehidupan bermasyarakat harus terus digalakan sebab banyak ideologi baru mencoba mempengaruhi.


Bantuan Kemanusian Indonesia untuk Rohingya Tiba di Myanmar

Jumat, 22 September 2017 03:27 WIB

Paket bantuan kemanusiaan Pemerintah Indonesia bagi pengungsi Rohingya di Rakhine State telah tiba di Bandara Internasional Yangon, Myanmar.


Edarkan Sabu, Buruh Bangunan Diciduk Polisi

Jumat, 22 September 2017 03:23 WIB

Polisi ingatkan warga untuk tidak coba-caba narkoba jika tak ingin sengsara di penjara.


Menangkan Lelang, Walikota Depok Sumbangkan Rp100 Juta untuk Palestina

Jumat, 22 September 2017 03:10 WIB

Menangkan lelang dalam Peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1439 HijriYah, Wali kota Depok akan sumbangkan Rp100 Juta ke Palestina


Trump Akan Keluarkan Sanksi Tambahan Terhadap Korea Utara

Jumat, 22 September 2017 02:54 WIB

Sekutu AS menginginkan agar sanksi Internasional yang ada saat ini untuk dilaksanakan, sebagai cara terbaik untuk memaksa Pyongyang.


Kebakaran Lahan Seluas Empat Hektare di Martapura, Berhasil Dipadamkan

Jumat, 22 September 2017 02:42 WIB

kebakaran lahan seluas empat hektare di Kota Martapura berhasil dipadamkan petugas BPBD bersama personel kepolisian di bantu masyarakat.